Welcome to My Blog

Sabtu, 05 Maret 2011

Menjadi Pemimpin yang Baik

"Seorang pemimpin yang baik, adalah ibarat sebuah danau.
Dia tidak lasak seperti sungai di gunung, tapi dalam.
Dia tidak berada pada pucuk yang tinggi, tapi menampung.
Dia tahu bahwa sumbernya adalah air yang datang dari nun jauh di pedalaman : Sebuah telaga tak bermula dari air yang tergenang setelah kebetulan hujan."



Ada perbedaan yang sangat besar antara mengerjakan sesuatu dengan memimpin orang untuk mengerjakan sesuatu. Seorang arsitek yang handal bisa jadi kesulitan saat memimpin sekelompok arsitek untuk menghasilkan suatu karya. Sebaliknya tidak sedikit pemimpin yang berhasil mengakomodir anggotanya untuk mencapai tujuan, dengan cara mengoptimalisasikan segala potensi yang ada. Rahasianya? menurut saya kemampuan untuk mengelola ego.
Saat mengelola pekerjaan sekelompok orang, hal yang paling sulit untuk dilakukan adalah mengelola ego tiap-tiap orang dengan baik. Ada anggota tim yang egonya kecil tapi potensinya besar, ada yang egonya besar namun potensinya kurang bisa dikembangkan.
Tapi terkadang dilema seringkali muncul, seorang pemimpin dituntut mampu menunjukkan wibawanya dihadapan anggotanya. Sementara disisi lain pemimpin tersebut harus lebih sering mendengarkan apa yang menjadi aspirasi anggotanya.
Kemampuan mengenali ego, memahami emosi diri sendiri setelah kemudian mampu mengelolanya menjadi kunci untuk bisa mengenali dan memahami orang lain. Ayo belajar mengenali diri sendiri.
Untuk menjadi seorang Pemimpin yang baik Haruslah:
  1. Disiplin
  2. Tetap Semangat
  3. Tak kenal putus asa
  4. Selalu memikirkan orang-orang yang dipimpin
  5. Memikirkan  rencana jangka panjang
  6. Murah senyum
  7. Optimis
  8. Berani
  9. Bijaksana dalam mengambil keputusan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
Lahir dari pasangan Bapak Kelik Joko Wiyono & Ibu Harjani mempunyai seorang adik yang bernama Lintang Indah Anugerah Keluarga kami merupakan keluarga yang sederhana tapi selalu tersenyum dan selalu berpikir positif setiap menyelesaikan suatu masalah yang berat Apa pun keadaan saya (Kesederhanaan) saya tetaplah mensyukuri hal tersebut, karena merupakan sebuah karunia dari Tuhan dan aku teramat sangat menyakini itu dalam hidupku aku mempunyai semboyan "The purpose without planning, just going to be hope" ya..... segala sesuatu yang aku inginkan dan menjadi sebuah cita, akan kusiapkan matang-matang dari dini. Karena segala sesuatu pasti mempunyai dasar.